Alumunium Composite Panel (ACP) merupakan bahan perpaduan antara plat alumunium dan bahan composite. ACP dapat digambarkan sebagai panel datar yang terdiri dari bahan non-alumunium berupa bahan polytthylene yang disatukan di antara dua lembaran alumunium. Lembaran Alumunium Composite Panel (ACP) adalah lembaran yang kaku, kuat, tetapi memiliki berat yang relatif ringan.

Alumunium Composite Panel (ACP) Bali Familly Advertising

Lembarannya tersedia dalam warna metalik dan warna non logam. Untuk pemesanan khusus, permukaannya dapat dibuat dalam berbagai pola dengan meniru bahan-bahan material lainnya seperti pola kayu, keramik, dan pola lainnya. Lembaran Alumunium Composite Panel biasanya diproduksi dengan ukuran ketebalan 1-10 mm, dan lebar 1.200-1.600 mm.

Baca Juga : pengertian ACP

Aluminium composite panel tersedia dalam hampir 40 warna berbeda dan bahkan dapat dibuat dalam warna khusus agar sesuai dengan aplikasi bangunan Anda. Anda dapat memilih tampilan warna aluminium, tembaga, seng, atau stainless steel. Dengan memiliki banyak pilihan warna, maka aluminium composite panel ini dapat memberikan fleksibilitas desain bersih dan modern kepada bangunan Anda dengan daya tahan dari ujian waktu yang kuat.

Berat akhir dari ACP adalah sekitar kurang lebih 2.5 pon per kaki persegi, setelah proses instal selesai. Dibandingkan dengan bahan lain, bahan ini sangat ringan dan memiliki daya tahan yang luar biasa, serta umur yang panjang

Memilih material untuk membangun bangunan Anda dengan ACP adalah pilihan yang tepat untuk lingkungan sekitar, karena bahan bangunan dapat di daur ulang (recycle), dikarenakan ACP terbuat dari sekitar 85% bahan aluminium daur ulang. ACP terbuat dari bahan tahan api, diciptakan untuk mengatasi masalah pada bangunan besar, seperti gedung pencakar langit dan gedung bertingkat tinggi untuk memastikan bahwa bahan yang di gunakan tidak mudah terbakar.

Jenis-Jenis ACP

Jenis ACP menurut lapisan catnya terdiri dari 2 macam, yaitu :

  1. Jenis Polyester (PE) yang biasa banyak digunakan untuk interior.
  2. Jenis PVDF (Poly Vinyl De Flouride) yang biasa digunakan di eksterior

Keunggulan ACP

  • Permukaan yang rata dan halus
  • Mempunyai daya tahan yang cukup tinggi terhadap cuaca dan iklim
  • Bahan yang bagus untuk dekorasi baik eksterior maupun interior
  • Mudah diaplikasikan dalam berbagai desain konsep modern
  • Tersedia dalam berbagai macam warna dan pola
  • Composite mudah dibentuk, dilipat, dibor dan dilengkungkan dengan menggunakan peralatan konvensional ataupun peralatan sederhana lainnya
  • Bahan intinya terbuat dari polyetthylene  sehingga lembarannya tahan api

Lapisan permukaaan aluminium yang dilapisi dengan polyester akan menambah daya tahan, stabilitas, dan tahan terhadap iklim dan korosi

Kekurangan ACP

  • Hasil penelitian menyatakan bahwa  suhu panas yang tinggi akan mengeluarkan gas beracun, bahan inti yang terbuat dari polyethylene dan lem pengikat ke lapisan aluminium
  • lapisan inti bisa menggelembung yang akan mengakibatkan permukaan aluminium tidak rata di karenakan suhu yang tinggi sehingga bisa mengurangi keindahan
  • konstruksi yang kurang baik akan beresiko terhadap keselamatan.
  • Jika sistem grounding kurang bagus terhadap bangunan utama, lembaran cukup berisiko terhadap sambaran petir

Cara Pemasangan ACP

Secara Umum, tahapan memasang ACP ini bisa dibagi atas 4, yaitu :

1.  Pemasangan Konstruksi Rangka dudukan Alumanium Composit Panel (ACP) pada bangunan.
2.  Fabrikasi Lembaran ACP.
3.  Pemasangan Lembaran ACP (yang telah difabrikasi) pada Konstruksi Rangka Dudukan.
4.  Pemberian Sealant pada sela Lembaran ACP dan Pembersihan.

Pada kesempatan ini saya akan membahas Bagian Pertama terlebih dahulu, yaitu Pemasangan Konstruksi Rangka dudukan Alumanium Composit Panel (ACP) pada bangunan. Dengan Asumsi pemasangan dilakukan pada Dinding Bangunan pada bagian Luar (yaitu bagian yang terkena Panas Matahari dan Air Hujan

Jika Konstruksi Rangka Dudukan ACP dipasang pada Dinding yang terbuat dari pasangan Batubata, maka Dinding Batubata tersebut harus diplester terlebih dahulu. Minimal diplester tanpa Aci, atau bisa juga di-aci. Supaya Konstruksi Rangka ini tetap Kuat Mengikat saat menahan Beban Rangka itu sendiri dan Beban ACP nantinya, serta Tahan Lama.

Jika Konstruksi Rangka Dudukan ACP dipasang pada Dinding Beton atau Beton Bertulang, maka dinding tersebut tidak perlu diplester lagi, silahkan langsung dipasang.

Rangka Dudukan ACP, sebaiknya menggunakan material Metal atau Logam yang berkualitas baik, sehingga tidak mudah Korosi (berkarat) dan tidak mudah rusak akibat korosi tersebut.
Seperti Gambar dibawah ini : A adalah Alumanium, dan B adalah Besi Hollow yang di-Cat (dengan ketebalan material Logam yang memadai untuk menahan Beban Sendiri Rangka tersebut dan ACP yang akan dipasang pada Rangka tersebut.

Alumunium Composite Panel (ACP) Bali Familly Advertising

Dalam hal ini, sebaiknya tidak menggunakan bahan seperti Rangka Furring Gypsum Galvanis. Karena bahan ini tidak tahan terhadap Cuaca, Panas Matahari, Air Hujan, dan Kelembaban, sehingga sangat mudah Korosi (berkarat). Korosi ini akan cepat sekali merusak Furring tersebut. Seperti Gambar dibawah ini.
(Keterangan : Furring Galvanis hanya cocok digunakan untuk didalam bangunan).

Lakukan Marking pada Dinding Batubata (dalam hal ini, Contoh Pemasangan dilakukan pada Dinding Batubata yang telah diplester). Jarak Horizontal-nya kita misalkan 60cm dan Jarak Vertikal-nya juga 60cm. Seperti Gambar dibawah ini.

Alumunium Composite Panel (ACP) Bali Familly Advertising
 Lakukan Pemasangan Rangka Dudukan ACP, contoh disini menggunakan Besi Hollow 40×40.

Pemasangan Besi Hollow ini bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

  1. Satu-persatu Besi Hollow (yang telah dipasang Bracket) langsung dikunci pada dinding tersebut  menggunakan Dynabolt, caranya dapat dilihat Disini. Besi Hollow lainnya bisa di-join dengan sistem Pengelasan sampai semua terpasang. Seperti bisa dilihat pada kedua Gambar dibawah ini
Alumunium Composite Panel (ACP) Bali Familly Advertising
Alumunium Composite Panel (ACP) Bali Familly Advertising

2. Bisa juga semua Besi Hollow difabrikasi terlebih dahulu (dengan sistem Pengelasan), dan dipasang Bracket pada tempat-tempat tertentu. Kemudian sekaligus dipasang pada Dinding tersebut.Seperti Gambar dibawah ini.

Alumunium Composite Panel (ACP) Bali Familly Advertising
  1. Percayakan pengerjaan pada kontraktor composite panel yang memang sudah ahli di bidangnya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik sesuai dengan keinginan kita
  2. Pastikan bahwa dinding plesteran sudah rapi dan siap untuk dipasangi bracket
  3. Untuk cara pemasangan composite panel dan mendapatkan hasil yang maksimal, usahakan untuk melakukan proses marking dengan seksama dan teliti
  4. Pastikan bahan Alumunium Composite Panel yang kita pasang sesuai dengan spesifikasi ruangan. Misalnya untuk area eksterior atau area luar ruangan yang terkena hujan dan panas secara langsung sebaiknya menggunakan Alumunium Composite Panel dengan finish PVDF.

Info Harga ACP

Semoga membantu Anda memilih dengan bijak sesuai bujet yang Anda miliki.Sukses untuk bisnis Anda!